img_title
Foto : South China Morning Post

IntipSeleb Asia – Polisi berhasil menangkap salah satu artis Jepang JAV (Japanese Adult Movie) atas sindikat penjaringan prostitusi baru-baru ini. Artis tersebut ditangkap setelah polisi berhasil menyamar jadi salah satu kliennya.

Selain artis Jepang, polisi juga menangkap salah satu wanita lain yang berasal dari Thailand. Lantas, siapa saja mereka? Langsung scroll artikelnya di bawah ini.

Artis Jepang JAV Ditangkap Polisi

Pinterest
Foto : Pinterest

Polisi Hong Kong tengah melacak jaringan prostitusi yang berasal dari luar negeri ke kota untuk memberikan layanan seksual di sebuah hotel.

Dari penelusuran, polisi berhasil menangkap salah satu artis Jepang yang juga masuk ke industri film porno dan seorang wanita yang berasal dari Thailand. Hal ini terungkap setelah polisi menyamar, sebagai pelanggan yang diarahkan ke hotel Tsim Sha Tsui untuk mengumpulkan bukti sebelum menangkap dua pekerja seks pada hari Senin lalu.

Menurut sumber, artis Jepang itu ditawari tiket pesawat gratis dan akomodasi untuk datang ke kota. Setelahnya tiba di Hong Kong sekitar seminggu yang lalu, ia dibawa ke hotel di distrik hiburan Tsim Sha Tsui, tempat dia tinggal dan bekerja.

"Sindikat itu memasang iklan dengan fotonya di Telegram bersama dengan detail kontak yang menyoroti bahwa dia adalah gadis AV Jepang," kata sumber, dikutip dari SCMP, Senin, 31 Oktober 2022.

Bayaran Sekali Jasa Layanan Seks

South China Morning Post
Foto : South China Morning Post

Lebih lanjut, dari penelusuran, polisi juga membongkar bayaran jasa layanan seksual artis Jepang dan wanita Thailand dalam sekali berhubungan.

Diketahui setiap pelanggan dikenakan biaya antara HK$6.000 atau setara Rp11 juta rupiah. Pihak penjual jasa layanan seks akan mendapatkan 60 persen dari hasil sebagai komisi.

"Penyelidikan menunjukkan seorang agen dari sindikat pergi ke hotel dan mengumpulkan uang dari kedua wanita itu setiap hari," kata sumber itu.

Sampai saat ini petugas masih menyelidiki sejauh mana bisnis ilegal sindikat dan juga berusaha melacak pemimpin dan anggota intinya. Polisi sudah menangkap kedua tersangka dan juga 16 wanita yang ditangkap dalam serangkaian penggerebekan di Tsim Sha Tsui dan Yau Ma Tei. (jra)

Topik Terkait