img_title
Foto : Instagram/@pictbygit

IntipSeleb – Film Marvel yang paling ditunggu tahun ini yaitu Black Widow resmi menunda penayangan akibat virus corona (COVID-19). Film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson ini sebelumnya masih berharap akan rilis sesuai dengan jadwalnya yakni pada 1 Mei 2020 di Amerika Utara.

Dilansir dari Variety pada 18 Maret 2020, penundaan film arahan Marvel Studios ini juga diakibatkan beberapa bioskop yang ditutup. Alhasil, Black Widow menambah daftar film Hollywood yang ditunda akibat adanya virus corona. Simak penjelasannya!

Baca Juga: 6 Film Batal Tayang Akibat COVID-19, Mulan Hingga Fast Furious 9

Resmi Ditunda

Sumber foto: variety.com

Film pahlawan super wanita yang diperankan oleh Scarlett Johansson ini resmi menunda penayangannya hingga waktu yang belum ditentukan. Disney sebelumnya telah menunda film Mulan, The New Mutants dan Antlers yang rencananya akan tayang dalam waktu dekat ini. Namun, untuk film Black Widow sendiri pihak produksi masih berharap bahwa film tersebut akan berjalan sesuai rencana mengingat bahwa superhero tersebut akan beraksi dua bulan yang akan datang.

Tetapi langkah itu harus terhenti sejak bioskop di beberapa negara bagian, termasuk New York, New Jersey, Ohio, Pennsylvania dan Washington telah diperintahkan untuk tutup. Meskipun salah satu bioskop telah memberikan batas penutupan yaitu sekitar enam hingga 12 minggu, pihak Marvel tidak ingin mengambil risiko jika film tersebut tetap dirilis. Pasalnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit juga telah menghimbau bahwa kegiatan publik harus diberhentikan selama delapan minggu ke depan.

Biaya Produksi Yang Besar

Black Widow

Penundaan rilis bukan hanya semata-mata karena virus corona yang mewabah dimana-mana, melainkan pihak produksi takut jika tetap tayang maka akan berpengaruh pada box office. Meskipun belum dirilis berapa biaya produksi yang dikeluarkan, Variety mengungkapkan bahwa film garapan Marvel akan selalu berkisar di antara US$ 150 juta hingga 200 juta atau sekitar Rp 2,2 hingga 3 triliun.

Selain Scarlett Johansson, film ini juga akan dibintangi oleh Florence Pugh, David Harbour dan Rachel Weisz. Film blockbuster yang juga ditunda rilisnya yaitu film Vin Diesel, Fast and Furios 9 dan No Time To Die yang akan dibintangi oleh Daniel Craig.

Film Disney Lain Tunda Produksi

Avatar

Bukan hanya menunda rilis film, pihak perusahaan juga menunda proses syuting untuk film sekuel Avatar. Proses syuting yang dikabarkan dilakukan di Selandia Baru harus terhenti sementara karena adanya virus corona yang telah menyebar di negara tersebut. Film sekuel tersebut direncanakan rilis pada 17 Desember 2021 dan film pertamanya yang tayang pada 2009 sempat menduduki puncak film terlaris sepanjang masa dengan pendapatan sebesar US$ 2,79 miliar atau sekitar Rp 42,4 triliun. 

“Kami telah menunda itu. Kami membuat keputusan untuk menunda dan terus bekerja di sini (Los Angeles) dan datang ke sana (New Zealand) sedikit lebih lambat dari yang kami rencanakan,” ujar produser Jon Landau dikutip dari Deadline.

Topik Terkait