img_title
Foto : JAYBUMAOM/twitter

IntipSeleb – Nama Jay Park menjadi trending topic di media sosial karena lirik lagunya yang bertajuk Mukkbang Remix dinilai tidak menghargai agama Islam. Lagu tersebut menuai kontroversi karena menyertakan kalimat Worship me like Allah.

Tidak sedikit netizen yang melayangkan kecaman kepada CEO dari AOMG dan H1GHR MUSIC tersebut. Simak selengkapnya melalui artikel di bawah ini.

Lirik Lagu Kontroversi Jay Park

Instagram/@jayparkitrighthere
Foto : Instagram/@jayparkitrighthere

Pada hari Kamis, 27 Mei 2021, nama Jay Park menduduki peringkat teratas trending topic di platform Twitter setelah lirik lagunya yang bertajuk Mukkbang Remix diunggah oleh salah seorang netizen. Dalam lagu tersebut, ia melakukan kolaborasi bersama Lil Cherry, GOLDBUUDA, Dumbfoundead, serta BIBI, dan dirilis pada Desember 2020 lalu.

Jay Park menyertakan kalimat Worship me like Allah dalam lirik bagiannya yang memiliki arti Sembahlah aku seperti Allah. Hal ini menimbulkan kontroversi karena dinilai tidak menghargai agama Islam. Tidak sedikit netizen yang meng-unfollow akun media sosial Jay Park sebagai bentuk protesnya kepada rapper berusia 34 tahun tersebut.

“Halo jika ada di antara Anda di sini adalah penggemar JAY PARK, tolong UNFOLLOW saya sekarang juga. Saya tidak mentolerir seseorang yang bermain dengan nama tuhan saya. Mari saling menghormati agama jika ingin dihormati. Terima kasih,” tulis salah seorang netizen di platform Twitter pada hari Kamis, 27 Mei 2021.

“Salah satu pengikut saya, jika Anda penggemar Jay Park, silakan unfollow saya. Orang ini melewati begitu banyak batas sebelumnya. Ini terlalu banyak. Kasar dan ketidaktahuan hanyalah pernyataan yang meremehkan dia,” tulis netizen lain.

“Memanggil semua muslim untuk tidak menyukai lagu baru Jay Park. Itu jelas mempermalukan Allah,” timpal netizen lainnya.

Jay Park Rilis Permintaan Maaf

JAYBUMAOM/twitter
Foto : JAYBUMAOM/twitter

Tak berselang lama, Jay Park merilis permintaan maaf atas kalimat yang ia sertakan dalam lagu Mukkbang Remix. Ia mengaku awalnya tidak tahu akan permasalahannya, namun saat membaca komentar-komentar yang dilayangkan olehnya, mantan leader 2PM tersebut memahaminya.

Akhinya aku paham aku telah menggunakan kata yang sakral dan tidak bisa digunakan secara bebas untuk lirik, dan bukan tempatku untuk memakai suatu kata yang sangat berarti bagi umat muslim dalam lirik rappku. Aku meminta maaf kepada semua penggemar muslimku,” tulis Jay Park melalui platform Twitternya pada hari Kamis, 27 Mei 2021.

Jay Park juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk merendahkan atau menyinggung, dan akan lebih hati-hati untuk kedepannya.

Tidak sedikit netizen yang menerima permintaan maaf dari Jay Park, dan memintanya untuk lebih bijak lagi dalam menyertakan kalimat pada lirik lagu, agar tidak menyinggung suatu agama. 

Topik Terkait