X

IntipSeleb – Bong Joon Ho untuk kesekian kalinya mengukuhkan namanya di kancah perfilman dunia. Lewat filmnya berjudul Parasite, sang sutradara berhasil memboyong 4 trofi sekaligus dalam Oscars 2020, antara lain Best Original Screenplay, Best International Feature Film, Best Director serta penghargaan tertinggi, Best Picture.

Ini pun menjadi momen bersejarah bagi Korea Selatan. Parasite seakan telah membuka gerbang sinema Asia di perfilman dunia. Bermodalkan representasi terhadap fenomena sosial di Negeri Ginseng, film ini mampu mengungguli karya-karya lainnya di Hollywood. 

Baca Juga: 4 Kemenangan Parasite di Oscars 2020, Keanue Reeves Beri Piala

Sebelumnya, Parasite sempat memenangkan penghargaan Palme d'Or di Cannes Film Festival 2019 serta membawa pulang piala Best Foreign Language di ajang Golden Globes 2020. Sementara sutradara Bong Joon Ho pun dinobatkan sebagai orang Korea pertama yang menorehkan sejarah dengan pencapaian demikian.

Menyusul euforia kemenangan Parasite dalam Oscars 2020, stasiun televisi MBC menayangkan ulang sebuah episode spesial yang didedikasikan untuk Bong Joon Ho. Dalam video tersebut, terungkap fakta menarik dari sang sutradara yng belum diketahui publik.

Bong Joon Ho Pernah Jual Donat Keliling

Bong Joon Ho
Sumber Foto: Naver

Dia pun menceritakan masa lalunya sebelum benar-benar terjun ke dunia perfilman. Bong Joon Ho mengatakan bahwa sewaktu dirinya tergabung dalam klub film di sekolah, pria berusia 50 tahun ini mengaku pernah menjual donat selama enam bulan berturut-turut. Hal tersebut dilakukannya agar bisa membeli kamera.

“Aku ingat memeluk kamera tersebut ketika aku tidur,” katanya, dikutip dari Soompi.

Hidupnya Berubah Semenjak Bertemu Sutradara Park Chan Wook

Bong Joon Ho dan Park Chan Wook
Sumber Foto: ZumNews

Setelah lulus dari Yonsei University jurusan Sosiologi di tahun 1995, Bong Joon Ho memutuskan untuk kembali menuntut ilmu untuk mendalami dunia perfilman. Dia mendaftarkan diri menjadi salah satu murid di KAFA (Korean Academy of Film Arts). Jelang kelulusan, Bong Joon Ho membuat film pendek berjudul Incoherence sebagai proyek akhirnya.

Kala itu, sutradara kondang Park Chan Wook melihat film p​endek buatan Bong Joon Ho itu. Dia mengungkapkan sangat terpukau dengan film berjudul Incoherence tersebut. 

“(Film) Itu sangat menyegarkan, anti-mainstream, dan kreatif, dan itu mengejutkanku. Aku belum pernah melihat film pendek yang luar biasa dari Korea sebelumnya. Jadi aku langsung bertanya siapa yang membuat film, dan aku menghubunginya (Bang Joon Ho),” ungkap Park Chan Wook.

Pada tahun 2013, keduanya berkesempatan untuk bekerja sama dalam film Snowpiercer, yang dibintangi oleh aktror aktris Hollywood papan atas yakni Chris Evans, Ed Harris, dan Tilda Swinton.

Kesuksesan Film Memories Of Murder (2013)

Bong Joon Ho
Sumber Foto: @theacademy/Instagram

Hidup Bong Joon Ho kemudian berubah drastis ketika film komersial kedua yang disutradarainya berjudul Memories Of Murder meledak di pasaran. Film yang menceritakan tentang kasus pembunuhan berantai di Hwaseong itu berhasil meraup setidaknya 5 juta penonton.

“Aku menikah pada tahun 1995, dan sejak saat itu sampai perilisan film Memories of Murder pada tahun 2003, itu menjadi masa-masa yang sangat sulit. Saking buruknya sampai teman sekolahku memberikanku sesuap nasi,” pungkasnya.

Setelah Memories of Murder, Bong Joon Ho terus konsisten menyuguhkan karya-karya terbaik yang ‘langganan' masuk nominasi penghargaan. Mulai dari The Host (2003), Mother (2009), Snowpiercer (2013), Okja (2017), dan Parasite (2019) yang menghantarkannya pada 92nd Academy Awards sebagai film berbahasa asing pertama yang memenangkan Best Picture. Sekaligus film Korea pertama yang pernah memenangkan piala Oscar.