img_title
Foto : IG @filmozora

IntipSeleb – Duo sutradara kenamaan, Umbara Brothers, Anggy Umbara dan Bounty Umbara, kembali menggebrak industri perfilman tanah air. Kali ini, mereka turun tangan langsung menyutradarai film 'Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel'. Film ini mengangkat kisah nyata David Ozora yang sempat menggemparkan publik akibat insiden kekerasan brutal.

Publik tentu masih mengingat jelas tragedi yang hampir merenggut nyawa David Ozora akibat aksi Mario Dandy. Meski pelaku kini telah mendekam di penjara, sorotan masyarakat terhadap kasus ini tak kunjung reda hingga hari ini. Umbara Brothers pun merespons perhatian publik tersebut lewat karya visual yang mendalam.

Terkait kolaborasi penyutradaraan ini, Umbara Brothers menjelaskan bahwa visi mereka sudah terbentuk sejak awal.

"Ide awal film ini memang lahir dari Bounty, namun ketika pertama kali merencanakan proyek ini, kami sudah sangat memiliki ceritanya dan sepakat untuk menyutradarainya bersama-sama," ungkap Umbara Brothers.

Sederet aktor dan aktris papan atas siap menghidupkan karakter dalam film ini. Penonton akan menyaksikan adu peran antara Chicco Jerikho, Muzakki Ramdhan, Erdin Werdrayana, Tika Bravani, Donny Damara, Annisa Kaila, hingga aktor senior Mathias Muchus.

Berbeda dengan film biografi kriminal pada umumnya, 'Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel' tidak hanya menjual reka ulang adegan kekerasan. Film ini justru mengambil sudut pandang yang lebih humanis, yakni fokus pada dampak bullying dan trauma mendalam yang menimpa korban serta keluarga terdekatnya.

Anggy Umbara menekankan bahwa ada sisi lain dari perjuangan ayah David, Jonathan, yang luput dari pandangan media massa.

"Tapi banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana perjalanan psikologis bahkan spiritual seorang ayah yang melihat anaknya menjadi korban bullying dari seorang anak pejabat negara sampai harapan hidupnya hanya 2 persen," tutur Anggy Umbara.

Memerankan sosok Jonathan, ayah dari David Ozora, memberikan tantangan tersendiri bagi Chicco Jerikho. Ia mengaku peran ini sangat menguras energi, bukan secara fisik, melainkan mental.

"Meski bukan film action yang berantem-berantem, rasanya bermain di film ini dan memerankan karakter Jonathan sangat melelahkan. Selain karena saya memiliki kedekatan dengan kasusnya, saya rasa manusia mana pun pasti akan merasa berat menghadapi cobaan hidup seperti ini," kata Chicco.

Chicco harus menjaga stabilitas emosinya agar bisa memproyeksikan perasaan seorang ayah yang anaknya terbaring koma akibat penganiayaan berat.

"Perasaan emosional itulah yang membuat saya harus benar-benar mengatur emosi agar tetap berada di frekuensi Jonathan pada kejadian aslinya," pungkasnya.

Bagi Anda yang penasaran dengan interpretasi visual dari kasus yang menyita perhatian nasional ini, film 'Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel' akan mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember mendatang.

Topik Terkait