img_title
Foto : Ist

IntipSeleb – Desainer busana muslim Elly Arsy resmi menandai debut runway-nya di ajang Garis Poetih 2026 melalui koleksi Raya Series bertajuk “Moonlight Majesty.” Koleksi ini menjadi pernyataan awal Elly Arsy sebagai sebuah brand, dengan visi yang kuat, disiplin kreatif, dan kematangan estetika yang terukur.

Melalui “Moonlight Majesty,” Elly Arsy memberikan penghormatan kepada perempuan muslim atau muslimah yang anggun, kuat, dan bercahaya, diibaratkan seperti sinar rembulan yang memancar megah di langit raya. Setiap langkah di runway merangkum perjalanan batin seorang hamba: dari kelembutan hati yang diekspresikan lewat palet warna pastel hingga kedewasaan iman yang tampil melalui perpaduan warna gelap yang glam dan elegan. Keseluruhan koleksi menghadirkan simbol kebijaksanaan dan kekuatan yang dibalut keanggunan perempuan.

“Manusia melewati malam-malam penuh doa, muhasabah, dan keteguhan pada akhir Ramadhan. Warna-warna gelap dalam babak terakhir nanti yg akan ditampilkan menghadirkan kedalaman makna malam-malam Lailatul Qadar, kekuatan iman yang matang, kemegahan jiwa yang telah ditempa oleh ujian dan kesabaran,” ujar Elly Arsy.

Moonlight Majesty Raya Series hadir bukan sekadar sebagai koleksi busana, melainkan perayaan rasa syukur atas nilai-nilai luhur yang mengangkat derajat perempuan setinggi-tingginya. Koleksi ini memuliakan peran perempuan dan menjaga martabatnya, sebuah pesan bahwa perempuan adalah ratu, tanpa perlu takhta, dan berhak bersinar dengan caranya sendiri.

Koleksi ini menampilkan 32 look yang diperagakan oleh model runway, 1 look dikenakan oleh desainer, 4 look dikenakan oleh Dangdut Academy, serta 1 look khusus untuk couple. Elly Arsy memadukan kemewahan klasik dengan nuansa kontemporer yang relevan bagi perempuan muslim masa kini.

Material yang digunakan mencakup velvet, tile mewah, satin bridal berkarakter tebal dan berkilau, organza, serta Marbella anti-UV, kain silky synthetic yang dikenal sebagai Barbara Silk atau Premium Silk dengan teknologi perlindungan dari sinar matahari. Karakter kain yang halus, lembut, adem, ringan, jatuh (flowy), tidak menerawang, sedikit berkilau, dan memiliki efek stretch menjadikan koleksi ini nyaman sekaligus elegan untuk berbagai busana muslim.

Palet warna pastel seperti champagne berpadu dengan burgundy, midnight blue, dan emerald, sementara warna bold seperti black, gold, wine, maroon, dan silver mendominasi keseluruhan koleksi. Perpaduan ini menciptakan kesan royal couture yang hangat dan berkelas.

Untuk mempertegas nuansa megah, Elly Arsy menghadirkan headpiece pada sejumlah rancangan. Bentuknya tegas dan artistik, membangun siluet yang kuat namun tetap anggun. Kilau busana muncul melalui detail halus dan permainan tekstur yang memantulkan cahaya secara lembut, menghasilkan kemewahan yang tenang dan berwibawa.

“Bagi saya, moonlight majesty menjadi simbol perempuan berdaya yang tenang namun berwibawa. Terinspirasi dari sinar bulan yang tidak menyilaukan, koleksi ini berbicara tentang kekuatan yang lembut, keindahan yang tidak perlu berteriak untuk diakui”, ujar Elly Arsy.

Siluet mengalir, detail berkilau yang subtil, serta permainan tekstur yang menyerupai pantulan cahaya malam menciptakan kesan megah yang intim. Setiap rancangan merepresentasikan martabat, ketenangan, dan kemewahan yang matang, sebuah definisi baru tentang keanggunan modern.

Moonlight Majesty bukan sekadar koleksi, melainkan pernyataan bahwa perempuan adalah pusat cahaya itu sendiri, anggun, berdaulat, dan bersinar dengan caranya sendiri. Dengan tata gaya yang megah dan detail presisi, koleksi ini tampil secara eksklusif di Garis Poetih 2026 yang digelar di City Hall, Lantai 5, Pondok Indah Mall 3, Jakarta.

Topik Terkait