img_title
Foto : IG @king_uyakuya

Uya tidak berhenti pada jalur hukum. Ia menggelar sayembara bagi netizen yang berhasil melacak identitas asli di balik akun-akun anonim tersebut dan siap mengeluarkan uang pribadi sebagai imbalan.

"Kalau ada yang bisa memberitahu dan memberikan data yang akurat lengkap account-account yang memfitnah saya itu siapa aja, hubungin saya. Kalau terbukti saya kasih uang, satu juta masing-masing," tegasnya.

Meski begitu, Uya masih mempertimbangkan kemungkinan memberi keringanan bagi akun yang sudah menghapus unggahan sebelum dilaporkan. Pintu damai ia tutup rapat untuk pelaku yang masih menantang dan ngeyel menyebarkan kebohongan.

Uya juga membantah tuduhan kepemilikan 750 dapur MBG dengan logika sederhana. Ia mengajak publik berpikir rasional soal besarnya modal yang dibutuhkan.

"Saya aja dengar ya katanya ada orang-orang yang buka dapur satu aja katanya susah setengah mati ngurus izinnya segala macam... 'Gosipnya Uya punya 750 dapur'. Berarti kalau let's say modalnya Rp3 miliar misalnya, dikali 750 dapur, berarti Rp2,250 triliun lebih. Uang dari mana?" paparnya heran.

Ia juga menyayangkan rendahnya literasi digital masyarakat, terlebih karena ada oknum berpendidikan dan berjabatan yang sempat termakan isu tak masuk akal tersebut.

Uya menduga kuat ada motif politik di balik penyebaran narasi hoaks yang terstruktur dan masif ini. Serangan siber itu muncul bersamaan dengan momen pengangkatannya sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta.

Topik Terkait