img_title
Foto :

Kalau biasanya Karin dikenal sebagai backing vocal yang ikut menghiasi panggung-panggung Sal, kali ini Sal turut mewarnai lagu Karin dengan menawarkan perspektif sebagai lawan tengkarnya, dimana mereka berdua menjelma pasangan yang tengah berdansa dan bernegosiasi dalam perbedaan mereka.

Untuk produksi sebelas lagu dalam album ini, Karin dibersamai sejumlah produser, baik mereka yang telah familiar dan memiliki rekam jejak panjang, maupun mereka yang tengah merintis.

Di antaranya adalah Lafa Pratomo, Gihon Lohanda, Dissa Kamajaya atau yang kerap dikenal sebagai Jacques, Bayu Rusady, Tjdika dari Littlefingers dan Klio Mathew, Alexander Kosasih dan Feliks Fernando serta Evan Gunardi.

Judul “Siluet Kita Berjalan dan Menjauh” diambil dari potongan lirik lagu pembuka album, yaitu “Siluet”, yang sudah dirilis duluan menjadi single pada bulan November 2025 lalu sebelum disusul oleh “Lelaki Sok Kuat” dan “Bermain SMA” sebagai single kedua dan ketiga sebelum perilisan album.

Lagu “Siluet” sendiri menjadi prolog bagi pesan-pesan yang hendak diutarakan dalam album ini, menawarkan kaca selubung bagi pendengar untuk bisa memandang lagu-lagu lainnya sebagai memori yang terpampang dari masa lalu; meminta didengar, rindu untuk dimaknai dan dibawa serta semua amanah dan kebaikannya, terlucuti dari segala yang pernah menjadikannya sakit atau murka.

“Siluet Kita Berjalan dan Menjauh”, album penuh kedua Natania Karin bisa didengarkan mulai tanggal 9 Oktober 2026 di seluruh media streaming digital. Kita semua punya kenangan. Kita semua punya siluet, yang bersamanya kita terus berjalan dan menjauh.

Topik Terkait