• Ariel Tatum

IntipSeleb – Siapa yang tidak kenal dengan Ariel Tatum? Cewek seksi yang terbilang sukses karena membintangi berbagai film di layar kaca hingga layar lebar. Ia juga mengepakkan sayapnya ke dunia tarik suara dengan sesekali mengunggah video bernyanyi sambil bermain gitar. Bahkan Ariel sudah mengeluarkan single bertajuk Sampai Mati pada Januari lalu.

Namun, tahun 2019 nampaknya sudah tidak terdengar lagi kabar Ariel Tatum di layar kaca maupun media sosial. Ariel mengaku saat itu sedang rehat dari dunia media sosial. Akhirnya ia kembali muncul di Instagram dengan menyuarakan seminar tentang kesehatan mental yang diselenggarakan oleh Ariel Tatum sendiri.

Menjadi narasumber di kanal YouTube Jessica Iskandar, Ariel bercerita bahwa kali ini berusaha untuk lebih mengatur diri untuk bermain sosial media. Tapi siapa sangka, Ariel ternyata punya pengalaman pilu atas dirinya. Ia mengidap Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut yang menyebabkan dirinya sulit untuk berkegiatan dan menjalin hubungan dengan orang lain. Dan yang paling parah Ariel mengaku pernah beberapa berpikir untuk bunuh diri.

Baca Juga: Ariel Tatum Buka-bukaan Soal Cowok, Maunya yang...

Melukai diri sendiri

Ariel Tatum
Sumber: Instagram/@arieltatum

Sebelum mengaku pernah melakukan percobaan bunuh diri, Ariel menjelaskan tentang acara yag diselenggarakan bertajuk Let’s End The Shame! Acara tersebut dikhususkan untuk orang-orang yang belum mengerti pentingnya kesehatan mental. Hingga percakapan dimana ia bercerita pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai diri sendiri secara tidak sadar.

"Menurut aku yang paling parah percobaan bunuh diri sih pastinya terus sama melukai diri sendiri. Menurut aku udah enggak wajar ya karena aku pun enggak sadar akan hal itu," kata Ariel di Grha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019 dilansir dari Viva.co.id

Gangguan mental yang dialaminya sejak umur 13 tahun, Ariel mengaku mencoba melukai dirinya sendiri. Artis 22 tahun itu mencari tempat tersembunyi untuk melukai tubuhnya agar tidak terlihat satu orang pun. Luka yang dibuatnya pun berada di bagian tubuh yang tidak terlihat oleh orang.

"Waktu awal-awal aku ngumpet-ngumpet. Enggak pernah di tangan, aku seringnya di bagian tubuh dalam. Yang di tempat tertutup kayak paha. Jadi aku ngerasa kayak takut saat itu, salah satunya pakai cutter," katanya dilansir dari Viva.co.id

Mencari psikolog sendiri

Ariel Tatum
Sumber: Instagram/@arieltatum

Setelah mengetahui ada sesuatu yang aneh dari dirinya, Ariel berusaha untuk mencari psikolog tanpa pengetahuan orang lain saat berusia 13 tahun. Menurutnnya ia sudah mengunjungi lima psikolog, namun tak menemukan jalan keluar dan menambah pikirannya hingga melukai diri sendiri

"Aku pertama kali cari psikolog untuk diriku sendiri di usia 13 tahun. Aku cari sendiri, ngumpet-ngumpet dari orangtuaku. Aku stres sendiri (tidak ada yang cocok), terus cari di Google tapi keluarnya menakutkan. Akhirnya aku berhenti beberapa saat. Aku mulai suka lukain diriku sendiri di tempat yang orang enggak tahu, enggak bisa lihat. Di situ, aku tahu harus cari bantuan lebih profesional lagi," ujar Ariel 

Akhirnya saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Ariel menemukan dokter yang cocok untuknya. Dia pun kembali merasa nyaman dan memiliki semangat untuk memperbaiki dirinya.

"Sampai akhirnya pas aku SMA, aku cari dokter lagi, ada dua dokter, abis itu aku pindah ke sanatorium, di situ akhirnya ketemu Prof. Sasanto, sesepuh yang di sanatorium, aku ngerasa nyaman, bertahun-tahun di situ. Aku merasa bangga sama diriku sendiri karena punya self aware yang cukup tinggi," ujar Ariel Tatum

Ariel Tatum beberapa kali mencoba bunuh diri

Ariel Tatum

Sumber: Instagram/@arieltatum

Ariel Tatum menceritakan kepada awak media kalau dirinya pernah melakukan percobaan bunuh diri hingga beberapa kali. Berdasarkan laporan Viva.co.id, ia tidak ingin membahas lebih jauh bagaimana akhirnya ia bisa berpikir untuk mengakhiri hidup.

"Iya ada beberapa kali percobaan bunuh diri tapi ya. Waktu umur 13 tahun pertama kali mulainya. Abis itu kayak beberapa kali. Jadi depresi itu kan ada episode-episodenya ya. Jadi beberapa kali sampai 2 tahun yang lalulah masih," ucap Ariel Tatum.