X
  • Nana Mirdad

Selain itu, Nana juga mengunggah kamar mandi tempat dimana anak dan bapak itu dikarantina paksa. Kata dia,  keduanya hanya diberi nasi bungkus tanpa pengawasan medis, tanpa APD, dan surat-surat yang jelas. Bapak dan anak itu tidak diperkenankan untuk pulang sampai alat test datang.

“Ini adalah tempat mereka ditaruh sekarang, tanpa pengawasan medis, tanpa dokter, tanpa APD, tanpa  surat-surat  jelas. Mereka diberi nasi bungkus dan tidak diperkenankan untuk keluar sasmpai alat test datang,” ujarnya.

Melihat kerabatkan diperlakukan seperti tidak seharusnya, ibu dua anak ini meminta agar masyarakat lebih bijak dalam bersikap kepada orang lain di saat Covid-19 semakin marak. 

Mari kita pikirkan bersama-sama lagi siapa yang wajib ada di karantina dan siapa yang tidak. Dan bagaimana  kondisi dan ke siapa karantina di Indonesia saat ini karena efeknya bisa meredam ataupun memperburuk pandemik ini kedepannya,” pungkas Nana Mirdad.