img_title
Foto : Ist

"Maksudnya setiap Jawa beda-beda ya, aku sih biasanya Jawa yang modern, Jawa Kasar, Jawa Surabaya kan, kalau Solo hal yang baru buat aku," sambungnya.

Selain belajar budaya Solo, Marsha Aruan juga sering bertanya kepada pelatih akting yang juga merupakan orang Solo asli.

"Aku lebih banyak cari tahu tentang Solo nya juga, tentang budaya Solo nya juga, jadi terus nanya-nanya sama coach juga yang pasti. Memang jauh berbeda ya cuma semoga aku bisa mewujudkannya dengan baik," ucapnya.

Memposisikan Diri Sebagai Ajeng

Ist
Foto : Ist

Marsha Aruan juga memposisikan diri sebagai Ajeng seorang perempuan yang hubungannya tidak didukung dan akan dijodohkan.

"Mungkin karena baca skenarionya memposisikan diri bagaimana kalau misalnya aku mengalami hal yang seperti itu pastikan hal yang berat. Namanya restu dalam hubungan yang paling utama ya, tapi disitu balik lagi pesan yang aku dapat segala macam jadinya ya jadi Ajeng yang aku peranin di film," pungkasnya.

Topik Terkait