IntipSeleb – Warkop DKI Reborn yang dibintangi oleh Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Danistha mulai tayang di bioskop pada 7 September 2019. Indro Warkop asli juga turut bermain dalam film yang diproduksi oleh Falcon Pictures tersebut. 

Kamu mungkin asing sama grup lawak Warkop DKI yang eksis di era 80-a sampai 90-an. Terdiri dari Dono, Kasino, Indro, Warkop DKI telah banyak menghibur masyarakat dengan gaya lawakan satir yang cerdas. Warkop DKI akan berulang tahun ke- 46 pada 23 September mendatang. 

Dono dan Kasino sudah meninggal, tinggal Indro yang terus aktif meneruskan karya-karya Warkop DKI kepada generasi yang lebih muda. Makanya, enggak heran kalau film Warkop DKI Reborn dibintangi oleh banyak pemain muda. Sebelum nonton, yuk ketahui lima fakta berikut ini! 

Film ketiga Warkop DKI Reborn

Warkop DKI Reborn

Falcon Pictures pertama kali membuat film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 pada 8 September 2016. Dibintangi oleh aktor Tora Sudiro sebagai Indro, Vino G Sebastian sebagai Kasino dan Abimana jadi Dono, film perdana Warkop DKI Reborn berhasil menjadi film terlaris di Indonesia dengan jumlah penonton mencapai 6,5 juta dalam 22 hari penayangan.

Sejak awal, film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! terbagi dua. Setahun kemudian sekuelnya dirilis dan mendapat 4 juta penonton. Meski Warkop DKI Reborn merupakan film ketiga yang diadaptasi, tapi tidak ada kaitannya dengan dua film sebelumnya. Ceritanya akan baru dengan tiga aktor muda, Adipati, Aliando dan Randy. 

Transformasi Aliando

Warkop DKI Reborn

Di antara tiga tokoh utama, penampilan Aliando sebagai Dono terlihat yang paling menantang. Aktor 22 tahun itu harus menggunakan gigi palsu yang besar hingga membuatnya tidak bisa menutup mulut dan tentunya sempat kesulitan berbicara. 

Saat diwawancarai VIVA.co.id, Indro menjelaskan kalau bentuk gigi Aliando melebar sehingga lebih sulit memilih gigi palsu yang sesuai. Diketahui, ia sampai mengganti gigi palsu lima kali. Berbeda dengan gigi Abimana, pemeran Dono di dua film sebelumnya, memang agak maju.

Tidak hanya gigi, Aliando juga harus mencukur alis dan bulu matanya agar dapat lebih mirip dengan Dono. Padahal alis Aliando yang tebal jadi daya tarik di mata cewek-cewek. Sabar ya Ali!

Ada versi animasi

WARKOP DKI REBORN

Dalam rangka ulang tahun ke-46 Warkop DKI, Falcon Pictures juga membuat versi animasi lho. Seolah menjadi kejutan, film kartun pendek yang berdurasi 2 menit itu akan dimainkan di awal film Warkop DKI reborn. Tujuannya tidak lain untuk memperkenalkan Warkop DKI kepada penonton anak-anak.

"Namanya legenda kan harus dikenal semua kalangan. Buat anak-anak ini bonus supaya tetap kenal Warkop. Kalau gini (kartun) kan mereka lebih dapat, ketimbang lihat orang-orangnya. Itu salah satu usaha mengenalkan Warkop ke generasi-generasi selanjutnya,” ucap Indro dikutip dari VIVA.co.id.

Lokasi Syuting di Jabodoamat

Warkop DKI Reborn

Saat media visit ke kantor VIVA, indro menjelaskan kalau pengambilan gambar film Warkop DKI Reborn diadakan di Jabodoamat, versi lucu Jabodetabek. Ya karena bukan cuma syuting di kota-kota di Indonesia tapi juga di Maroko, lho.

Kalau kamu sudah nonton trailernya pasti lihat adegan yang dilakukan di padang pasir. Itu bukan efek visual ya tapi padang pasir sungguhan yang panasnya mencapai 46 derajat celsius. Padahal waktu syuting dilakukan di bulan puasa. Wow!

Sinopsis Warkop DKI Reborn

Warkop DKI Reborn

Buat kamu yang belum nonton dua film pertamanya enggak perlu khawatir ya. Dengan pemain yang berbeda, Warkop DKI Reborn juga menyuguhkan cerita yang baru. 

Tiga sekawan, Dono, Kasino dan Indro terpilih sebagai agen polisi rahasia arahan komandan Cok (Indro Warkop). Mereka terlibat dalam misi membongkar kasus pencucian uang di industri perfilman Indonesia. Hingga akhirnya mereka harus menghadapi situasi yang berbahaya. 

Yang terpenting, Warkop DKI Reborn harus mampu menyuguhkan unsur komedi sebagaimana Warkop DKI merupakan grup lawak ikonik dengan ciri khas. Penasaran? Yuk tonton saja ya filmnya di bioskop!