img_title
Foto : Instagram @anggerdimas

Jakarta Angger Dimas dan Tamara Tyasmara masih berduka atas kepergian putra mereka, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante. Pelaku hingga kronologi dari kematian sang anak pun telah terungkap dari hasil penyidikan maupun rekonstruksi.

Namun, ternyata Angger Dimas merasakan ada kejanggalan dalam proses reka adegan Dante. Seperti apa selengkapnya? Jangan lupa di-scroll ya.

Kejanggalan Menurut Angger Dimas

Instagram @anggerdimas
Foto : Instagram @anggerdimas

Pada hari Rabu, tanggal 28 Februari 2024 lalu, rekonstruksi atau reka adegan dari kasus kematian Dante dilakukan di Markas Polda Metro Jaya.

Meskipun rekonstruksi telah digelar, rupanya hal ini belum membuat Angger Dimas maupun sang ayah, Agus Riyanto, merasa lega. Kakek dari mendiang Dante ini merasa ada kejanggalan dalam reka adegan kematian cucunya. Terutama ketika putranya, Angger Dimas, pulang dan berbicara dengannya.

Menurut cerita Angger, ia tidak diperbolehlan bergabung atau melihat rekonstruksi dari jarak dekat. Ia justru dipisahkan dan hanya bisa menyaksikan reka adegan itu dari jauh.

Topik Terkait