Foto :

“Melalui McDonald’s Football Clinic, kami berharap para talenta muda ini tidak hanya memperoleh pengalaman latihan yang berkualitas, tetapi juga mendapat pembekalan untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik, percaya diri, disiplin, dan berani mengejar cita-citanya,” jelasnya.

Inisiatif ini juga hadir di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola. Survei Populix pada Maret 2026 mencatat bahwa 90% Gen Z dan Milenial memiliki minat terhadap olahraga berbasis lapangan, dengan sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang paling digemari.

Melalui McDonald's Football Clinic, McDonald's Indonesia ingin menumbuhkan semangat yang sama pada generasi berikutnya dengan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dan mengembangkan potensinya melalui sepak bola sejak usia dini.

Foto :

Pengalaman Belajar Interaktif dari Pelatih Nasional
Setiap sesi latihan McDonald’s Football Clinic dirancang langsung oleh Coach Indra Sjafri agar peserta tidak hanya menguasai teknik dasar sepakbola, tetapi juga membangun karakter positif.

Selama 70 menit, anak-anak dibagi ke dalam sistem rotasi kelompok dengan pendampingan intensif untuk mendalami tiga materi utama: Passing, Small-Sided Games (SSG) Shooting, dan Shielding, seluruhnya berlangsung dalam dua sesi latihan.

“Dalam pembinaan usia dini, setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda sehingga metode latihan juga perlu disesuaikan. Melalui rotasi di setiap zona latihan, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan teknis secara bertahap sekaligus belajar berkoordinasi dan mengambil keputusan di lapangan,” jelas Indra Sjafri, Pelatih Sepak Bola Nasional.

Topik Terkait