Foto : AI

Micro cheating terkadang sulit dikenali karena tindakan yang dilakukan terlihat sepele. Bahkan, pelakunya bisa saja menganggap perilaku tersebut hanya bentuk pertemanan biasa.

Berikut beberapa contoh yang patut diperhatikan:

1. Terlalu Sering Mengirim Pesan kepada Orang Tertentu

Berkomunikasi dengan teman, rekan kerja, atau orang lain tentu bukan sesuatu yang salah. Namun, situasinya bisa berbeda ketika komunikasi tersebut dilakukan secara intens, bernuansa menggoda, atau sengaja disembunyikan dari pasangan.

Terlebih jika seseorang mulai memberikan perhatian yang seharusnya lebih banyak diberikan kepada pasangannya kepada orang lain.

2. Diam-Diam Menghubungi Mantan

Menjalin hubungan baik dengan mantan sebenarnya tidak otomatis berarti selingkuh. Akan tetapi, menyembunyikan komunikasi dengan mantan, menghapus percakapan, atau sengaja merahasiakan pertemuan dapat menjadi masalah ketika hal tersebut bertentangan dengan kesepakatan dalam hubungan.

Healthline memasukkan komunikasi dengan mantan dan sejumlah interaksi media sosial sebagai contoh perilaku yang bisa masuk kategori micro cheating, tergantung batasan masing-masing pasangan.

3. Flirting di Media Sosial

Memberikan komentar genit, rutin membalas Instagram Story seseorang, mengirim pesan pribadi dengan nada menggoda, atau sengaja mencari perhatian dari orang yang dianggap menarik juga dapat menjadi area abu-abu.

Topik Terkait