Foto : AI

Perilaku lain yang patut diperhatikan adalah ketika seseorang sengaja tidak mengakui bahwa dirinya sedang menjalin hubungan, terutama ketika berinteraksi dengan orang yang berpotensi menjadi pasangan romantis.

Hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa seseorang ingin tetap membuka peluang dengan orang lain.

Apakah Like Foto Orang Lain Termasuk Micro Cheating?

Pertanyaan ini cukup sulit dijawab dengan ya atau tidak.

Memberikan tanda suka pada unggahan orang lain pada dasarnya merupakan aktivitas biasa di media sosial. Namun, konteksnya bisa berubah apabila dilakukan secara berlebihan, ditujukan kepada seseorang yang memiliki ketertarikan romantis, disertai komentar menggoda, atau sengaja dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Karena itu, tidak setiap like, komentar, atau pesan pribadi dapat langsung disebut micro cheating.

Sebuah artikel Le Monde yang membahas batas perselingkuhan di era digital juga menyoroti bahwa definisi tindakan yang dianggap selingkuh semakin subjektif. Batas tersebut pada akhirnya banyak ditentukan oleh kesepakatan dan tingkat kepercayaan masing-masing pasangan.

Bedanya Micro Cheating dengan Emotional Cheating

Meski memiliki kaitan, micro cheating dan emotional cheating bukanlah hal yang sepenuhnya sama.

Micro cheating lebih luas dan dapat mencakup tindakan-tindakan kecil yang menyentuh batas hubungan, seperti flirting, menyembunyikan komunikasi, hingga memberikan perhatian berlebihan kepada orang lain.

Topik Terkait