Foto : IG @chelseaoliviaa

Tidak mudah, lelah dan frustrasi. Aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase seperti aku,” ungkapnya.

Chelsea akhirnya mencari opini keempat di Island Hospital, Penang, Malaysia, kepada dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Dari hasil USG, dokter menemukan polip serta penebalan endometrium.

Dokter menjelaskan bahwa kondisi tersebut kemungkinan dipicu oleh ketidakseimbangan hormon yang dapat terjadi pada siapa saja, terutama perempuan yang sudah melahirkan, serta faktor genetik.

Tim medis kemudian menyarankan tindakan operasi kecil (small surgery) untuk mengatasi sumber perdarahan tersebut.

Untuk mengatasi penebalan dinding rahim dan polip, Chelsea menjalani empat prosedur medis sekaligus, yaitu: Hysteroscopy, Polypectomy, Dilatasi dan kuretase (D&C) dan Endometrial resection.

Keempat tindakan tersebut bertujuan membersihkan polip sekaligus menangani penebalan dinding rahim yang menyebabkan perdarahan berkepanjangan.

Kini, Chelsea menyebut kondisinya terus membaik dalam masa pemulihan. Ia juga meluruskan soal bibirnya yang terlihat bengkak.

Topik Terkait