X

IntipSeleb – Johnny Depp baru-baru ini mengaku sebagai korban dari cancel culture akibat perselisihannya dengan Amber Heard. Hal ini diakui Johnny Depp ketika konferensi pers yang dihadirinya diganggu oleh suara rekaman Amber Heard.

Bukan hanya Johnny Depp, Demi Lovato hingga Chrissy Teigen juga menjadi korban cancel culture karena perbuatan mereka sendiri. Lantas, siapa saja artis Barat yang jadi korban cancel culture? Yuk kita ulik satu per satu.

Armie Hammer

img_title
Foto : Pinterest

Armie Hammer telah muncul di sejumlah film hit, yang paling populer adalah Call Me By Your Name bersama Timothée Chalamet. Namun, Armie tersandung skandal kanibalisme. Tak main-main, sederet tuduhan menyatakan Armie ingin meminum darah hingga merantai lawan seksnya.

Namun, Armie Hammer terus-terusan membantah tuduhan kanibalisme. Walau begitu, masyarakat ramai-ramai menggerakkan cancel culture terhadap Armie Hammer. Akibatnya, Armie harus mundur dari beberapa proyek filmnya.

Marilyn Manson

img_title
Foto : Instagram/marilynmanson

Marilyn Manson juga mengalami beberapa tuduhan pelecehan yang dilakukannya kepada mantan-mantan kekasihnya dan sederet rekan kerjanya. Pada Februari 2021, mantan tunangan Marilyn yakni Evan Rachel Wood mengaku mengalami pelecehan seksual hingga pelecehan verbal selama bertahun-tahun.

Beredar kabar, tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Marilyn Manson dibawa ke pengadilan. Hingga pada akhirnya, penggemar menggaungkan cancel culture kepada Marilyn Manson.

Matt Damon

img_title
Foto : Instagram/@mattdamonlovers

Matt Damon tampaknya belum memahami tentang homofobia di Hollywood. Namun, ia justru mengumumkan akan berhenti mengucapkan kalimat kasar f*ck pada tahun 2021 ini. Tetapi, penggemar justru curiga dengan aksi Matt Damon. Pasalnya, Matt Damon terkenal sebagai homofobia di dunia Hollywood.

DaBaby

img_title
Foto : Instagram/@dababy

DaBaby menjadi pusat perhatian karena melontarkan kata-kata kasar homofobik. Teranyar, DaBaby mengumpat kepada kaum LGBT+ di festival Rolling Loud. Rapper itu membuat komentar yang meremehkan tentang HIV/AIDS dalam umpatannya.

Kemudian, DaBaby kemudian disingkirkan oleh sponsor utama, sambil dikeluarkan dari daftar headliner untuk festival musik yang tak terhitung jumlahnya. Hal ini merupakan respons dari cancel culture akibat ulahnya.

Chrissy Teigen

img_title
Foto : Hawtcelebs.com

Chrissy Teigen tampaknya mendapatkan boomerang dari cuitan-cuitannya di Twitter. Istri John Legend itu juga disebut menyerang orang lain seperti Courtney Stodden dan desainer, Michael Costello. Costello menuduh Teigen menyabotase karirnya dan mencoreng namanya di seluruh industri.

Pada awal Januari 2021, Chrissy Teigen juga mengkritik Pemerintah Indonesia atas kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ182 yang terjadi pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu. Chrissy Teigen menyatakan masyarakat Indonesia terlalu banyak sehingga terjadi kecelakaan.

Demi Lovato

img_title
Foto : ddlovato

Demi Lovato menjadi korban cancel culture karena berkunjung ke bisnis froyo di Los Angeles dan merasa harus mempromosikan budaya diet dengan nama-nama tertentu dari produk mereka. Demi lalu malah merekomendasikan produk yogurt di toko online.

Akibat hal ini, Demi Lovato mendapatkan kecaman oleh penggemar. Demi Lovato diklaim dapat menghancurkan bisnis seseorang karena perkataannya.

Johnny Depp

img_title
Foto : Pinterest

Johnny Depp berbicara soal cancel culture dalam konferensi pers di Festival Film San Sebastian. Ia mengaku sebagai korban cancel fulture di dunia Hollywood yang sangat kejam. Johnny Depp mengaku cancel culture yang dialaminya tidak bisa dikendalikan dan membuatnya tidak aman.

Usut punya usut, Johnny Depp mengaku sebagai korban cancel culture karena diganggu oleh suara rekaman Amber Heard. Rekaman itu merupakan pengakuan Amber Heard di luar Pengadilan Tinggi di London pada Juli 2020 selama kasus pencemaran nama baik yang diajukan oleh Depp terhadap surat kabar Inggris The Sun.

Berita Terkait :

Saksikan Juga