X

IntipSeleb – Jennifer Lopez sedang mendapatkan masalah dengan penari erotis bernama Samantha Barbash. Jennifer yang terkenal sebagai salah satu penyanyi papan atas itu dikabarkan digugat karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

Dilansir dari People pada 8 Januari 2020, konflik bermula dari film yang diproduseri dan dibintangi oleh Jennifer Lopez pada tahun 2019. Karakter Jennifer dalam film tersebutlah yang menjadi awal permasalahan gugatan ini. Yuk intip kisah Jennifer Lopez!

Baca Juga: 20 Artis Tidak Menua Setelah Puluhan Tahun, Adam Levine Makin Tampan

Digugat Oleh Penari Erotis

Sumber foto:vibe.com

Samantha Barbash atau salah satu penari erotis mengajukan gugatan federal terhadap perusahaan produksi Jennifer. Menurut laporan, wanita 47 tahun itu menggugat Nuyorican Productions, STX Entertainment, Gloria Sanchez Productions, dan Pole Sisters LLCSamantha. Dia mengklaim bahwa mereka telah mengeksploitasi karakternya dalam film yang berjudul Hustlers. Samantha juga telah mengajukan dokumen gugatan dengan pengacaranya pada Selasa kemarin.

Penari tersebut menggugat Jennifer dengan meminta ganti rugi sebesar US$40 juta atau sekitar Rp555 miliar. Samantha menolak untuk menandatangani keringanan persetujuan yang ditawarkan kepadanya. Kasus ini sedang didalami oleh pengadilan federal Manhattan.

Karakter Jennifer di Film Hustlers

Sumber foto: people.com

Film Hustlers didasarkan pada kisah nyata yang dimuat dalam artikel New York Magazine pada tahun 2015. Artikel berjudul The Hustlers at Scores, mengisahkan tentang penari erotis yang membius para klien mereka untuk mendapatkan uang. 

Perempuan yang akrab disapa J.Lo itu berperan sebagai Ramona atau ketua kelompok penari erotis. Namun, Samantha mengatakan bahwa karakter tersebut mirip dengannya dan telah dieksploitasi tanpa meminta izin terlebih dahulu. Tak hanya itu, sifat yang ditampilkan oleh Jennifer juga dianggap bertentangan dengan karakter asli Samantha.

“Dia (J.Lo) memiliki tanda lahir yang aku miliki. Dulu aku punya tindikan di bagian atas bibirku. Dia memilikinya di bagian bawah. Dia punya tato di jarinya. Aku memilikinya di pergelangan tangan,” ujar Samantha.

Ada Adegan Tidak Akurat

Sumber foto: people.com

Film yang dibintangi oleh Cardi B, Lizzo, Constance Wu, dan Keke Palmer ini juga sukses  mendapatkan keuntungan sebesar US$ 33,2 juta atau sekitar Rp 461 miliar di bulan September. Namun, Samantha merasa tidak terkesan dengan film tersebut dan keki melihat adegan Jennifer yang dianggap bertentangan. 

Dalam dokumen gugatan, ada salah satu adegan dimana sosok Samantha ditampilkan menggunakan dan membuat narkoba dirumahnya yang ia tinggali bersama sang anak. Menurutnya, adegan tersebut sangat tidak akurat dan mencemarkan nama baiknya.

Samantha juga menuntut produser untuk menyerahkan semua salinan dan materi promosi. Hingga saat ini, perwakilan dari Jennifer Lopez masih enggan berkomentar. 

Baca juga: Dianggap Cabul, Malaysia Larang Film Hustlers Tayang

Berita Terkait :

Saksikan Juga