img_title
Foto : Pexels/armin rimoldi

IntipSeleb – Menggunakan headset atau earphone adalah hal yang sering dilakukan oleh anak muda. Mulai dari dengerin lagu, podcast, atau ikut nonton live streaming artis kesukaan adalah beberapa kegiatan yang sering dilakukan menggunakan headset.

Melalui kanal YouTube Kata Dokter, dr. Gammarida Magfirah menjelaskan bagaimana dampak menggunakan headset terlalu lama bisa menimbulkan kerusakan pada telinga.

Tinnitus adalah kondisi ketika telinga terasa berdenging. Kondisi telinga berdenging ini bukan penyakit, tetapi gejala dari masalah kesehatan tertentu.

Bisa jadi ini merupakan gejala akibat cedera telinga, masalah sistem sirkulasi tubuh, atau kehilangan kemampuan mendengar seiring bertambahnya usia.

Bagi kamu yang sering mendengarkan musik atau menelepon dengan menggunakan headset terlalu lama atau bahkan terlalu kencang, sebaiknya kamu perlu berhati-hati ya.

Sebab kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada bagian telinga. Disarankan seseorang tidak mendengarkan headset lebih dari 1 jam dalam sehari. Jika butuh waktu yang lebih lama, kamu bisa beristirahat terlebi dahulu setelah 60 menit mendengarkan dengan menggunakan headset atau earphone.

Kemudian, kamu juga tidak boleh mengencangkan volume handphone lebih dari 60 persen dari volume handphonemu sendiri. Karena itu akan menyebabkan suara yang terlalu kencang dan bisa merusak jaringan atau bagian di dalam telingamu.

Perubahan ketinggian volume yang mendadak juga perlu dihindari. Selain pada penggunaan headset contoh lainnya adalah pada saat menaiki pesawat terbang atau menyelam dengan kedalaman yang cukup dalam bisa berdampak pada nyeri di telinga dan menimbulkan bunyi berdenging.

Penyebab Telinga Berdengung

Freepik/diana.grytsku
Foto : Freepik/diana.grytsku

Telinga sakit itu bisa disebabkan karena beberapa hal, di antaranya:

  1. Infeksi. Infeksi yang terjadi pada telinga seperti otitis eksterna, otitis media, akut, supuratif, maupun kronik itu bisa terjadi akibat adanya infeksi yang didahului oleh organ saluran nafas bagian atas. Proses infeksi bisa menyebabkan pembengkakan pada gendang telinga, sehingga menyebabkan nyeri yang luar biasa. Rasa nyeri tersebut bisa berkurang apabila proses peradangan sudah berangsung pulih.
  2. Nyeri yang diakibatkan karena tekanan udara di sekitar telinga. Rasa nyeri ini bisa didapatkan apabila seseorang mengalami perubahan ketinggian yang sangat signifikan, contohya pada saat naik pesawat dan menyelam dengan kedalaman yang ekstrim
  3. Penumpukan cairan lilin. Cairan lilin atau kotoran telinga sebenarnya normal dihasilkan karena befungsi untuk membersihkan dan menangkap kotoran-kotoran yang masuk ke dalam telinga, namun apabila produksinya terlalu banyak itu bisa menyebabkan penumpukan dan penekanan pada gendang telinga. Jadi, jika kamu memiliki kotoran telinga yang berlebih, jangan lupa untuk rutin membersihkan dengan peralatan yang tepat, karena jika salah bisa menyebabkan infeksi.
  4. Cedera telinga
  5. Penekanan akibat tumor atau daging tumbuh di area telinga

Cara Mengatasi Telinga Berdengung

pexels/armin rimoldi
Foto : pexels/armin rimoldi
  1. Tenang. Jangan panik karena semakin kamu panik maka kamu akan semakin bingung. Suara tersebut bukan berasal dari lingkungan, melainkan dari tubuhmu sendiri
  2. Lakukan meditasi. Relaksasikan dirimu sejenak
  3. Jangan memasukkan benda-benda asing ke dalam telingamu karena tidak ada apa-apa di dalam telinga luarmu
  4. Jangan melakukan pergerakan yang terlalu cepat
  5. Konsumsi permen atau telanlah air ludah agar saluran tuba eustachius di dalam telingamu yang menjadi penghubung antara telinga dan mulut bisa lebih terbuka dan rasa nyeri atau berdenging yang timbul juga bisa berkurang
  6. Apabila berlangsung lama dan tidakbisa berhenti dengan sendirinya, kamu harus mengonsultasikannya dengan dokter spesialis THT atau neurootologi agar mengetahui apakah tinitus tadi disebabkan karena gangguan dari persyarafan

Nah, itulah sederet penyebab telinga berdengung dan solusi telinga berdengung yang perlu kamu ketahui, khususnya jika kamu sering menggunakan headset. Semoga bermanfaat dan tunggu artikel Kata Dokter berikutnya, ya!

Topik Terkait