IntipSeleb – Nama aktor Ibrahim Risyad tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya soal peran istri dalam rumah tangga viral di media sosial. Suami dari Salshabilla Adriani itu dianggap sebagian warganet sebagai red flag lantaran menegaskan tidak mengizinkan sang istri menjadi ibu rumah tangga (IRT) sepenuhnya usai menikah.
Pernyataan tersebut menuai kritik karena dinilai bertentangan dengan pandangan umum bahwa setelah menikah, seorang suami memiliki kewajiban utama mencari nafkah, sementara istri berhak memilih fokus mengurus rumah tangga. Namun, cara pandang tersebut rupanya tidak sejalan dengan prinsip yang dipegang Ibrahim Risyad.
Dalam sebuah wawancara, Ibrahim Risyad mengungkapkan bahwa dirinya dan Salshabilla Adriani telah memiliki kesepakatan sejak awal pernikahan. Pasangan yang menikah pada Juli 2024 itu sepakat untuk tetap sama-sama produktif dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
“Perjanjian aku dan Salsha adalah kita harus sama-sama produktif. Entah produktif itu seperti apa, masing-masing aja,” ujar Ibrahim Risyad, dikutip dari tayangan YouTube Debi dan Marco.
Ibrahim Risyad dan Salshabilla Adriani diketahui masih aktif di industri hiburan Tanah Air. Keduanya kerap membintangi berbagai film dan sinetron. Menurut Ibrahim, produktif tidak selalu berarti harus bekerja di lokasi syuting setiap waktu.
Ia menegaskan, ketika sang istri tidak memiliki jadwal syuting, tetap harus ada aktivitas positif lain yang dilakukan. Ibrahim mengaku tidak ingin melihat Salshabilla hanya berdiam diri di rumah tanpa kegiatan.
“Misalkan dia nggak ada syuting, dia ada bisnis di rumah. Setidaknya dia produktif lah. Melakukan satu kegiatan yang positif dan kalau bisa berpenghasilan juga,” jelasnya.
Meski mengakui kewajibannya sebagai suami untuk menafkahi keluarga, Ibrahim berpendapat bahwa Salshabilla Adriani juga perlu memiliki penghasilan sendiri. Menurutnya, hal itu penting agar sang istri bisa memenuhi kebutuhan maupun keinginannya secara mandiri.
Bagi Ibrahim Risyad, jika Salshabilla memilih hanya menjadi ibu rumah tangga tanpa aktivitas lain yang produktif, maka hal tersebut dinilai tidak memberikan keuntungan yang seimbang bagi keduanya sebagai pasangan.
Pernyataan itu pun memicu perdebatan di kalangan warganet. Sebagian menilai pandangan Ibrahim terlalu menekan peran istri, sementara yang lain menganggap kesepakatan tersebut sah selama disetujui kedua belah pihak.
Ibrahim Risyad sendiri menegaskan bahwa dirinya bukan tipe suami yang memanjakan pasangan secara berlebihan. Ia percaya bahwa setiap individu dalam pernikahan tetap harus memiliki usaha dan kemandirian.
“Jadi menurut gue kalau dia mau sesuatu, dia juga harus usahain untuk dapatin itu,” tutup Ibrahim.