IntipSeleb – Menyambut penayangan film Dilan ITB 1997, Falcon Pictures menyiapkan rangkaian promosi unik yang dipastikan mencuri perhatian publik. Tak hanya konser spesial di Bandung, rumah produksi tersebut juga akan menggelar touring motor dari Jakarta menuju Bandung pada 22 April 2026 bersama berbagai komunitas motor.
Agenda ini menjadi bentuk promosi yang berbeda dari biasanya. Touring motor dipilih karena sangat identik dengan karakter Dilan, sosok remaja ikonik yang dikenal dekat dengan dunia geng motor, penuh keberanian, santai, dan selalu membawa kejutan.
Touring Motor Jadi Simbol Perjalanan Dilan
Perjalanan dari Jakarta ke Bandung disebut bukan sekadar konvoi biasa. Momen ini menjadi simbol perjalanan hidup Dilan yang lekat dengan nilai kebebasan, persahabatan, hingga pencarian arah hidup.
Ribuan motor yang akan bergerak bersama diharapkan menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan, sebagaimana kisah yang selama ini hadir dalam semesta Dilan.
Menariknya lagi, seluruh rangkaian touring akan disiarkan secara langsung melalui media sosial resmi Falcon Pictures. Dengan begitu, para penggemar yang tak sempat ikut tetap bisa menyaksikan kemeriahan dari awal keberangkatan hingga tiba di Bandung.
Siaran langsung akan hadir di beberapa titik perjalanan, mulai dari Jakarta Timur, Purwakarta, Subang, Lembang, hingga Bandung. Setiap checkpoint bakal menampilkan suasana perjalanan, interaksi seru, hingga kebersamaan para peserta touring.
Tak hanya itu, sejumlah pemain film Dilan ITB 1997 juga dipastikan ikut memeriahkan acara ini. Mereka di antaranya Nazril Irham, Niken Anjani, Wafda Saifan, Dany Beller, serta pemain lainnya.
Produser Ungkap Makna Touring Dilan
Produser Falcon Pictures, Frederica, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang agar pengalaman Dilan terasa lebih dekat dengan para penggemar.
“Dilan itu bukan hanya karakter di film, tapi juga representasi dari semangat anak muda bebas, berani, dan penuh cerita. Touring ini adalah cara kami menghadirkan semangat itu secara nyata. Kami ingin para penggemar bisa merasakan langsung perjalanan yang selama ini hanya mereka lihat di layar. Bahkan yang tidak ikut pun tetap bisa merasakan lewat siaran live di setiap checkpoint perjalanan,” ujar Frederica.
Sementara itu, sutradara Fajar Bustomi menilai touring motor ini punya kedekatan emosional dengan cerita dalam film.
“Motor dan jalanan itu bagian penting dari dunia Dilan. Di film ini, kita melihat bagaimana Dilan tumbuh, tapi sisi itu tetap ada dalam dirinya. Touring ini seperti ‘menghidupkan’ Dilan di dunia nyata ada kebersamaan, ada perjalanan, dan tentu ada cerita di setiap kilometernya,” jelas Fajar.
Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut ke puncak acara pada 23 April 2026 lewat konser bertajuk In Resonantia Progressio di Bandung. Setelah itu, film Dilan ITB 1997 dijadwalkan resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 30 April 2026.