Energi positif dari para pemain muda pun membuat pengalaman syuting semakin menyenangkan bagi Karina. Ia mengaku menikmati proses membangun hubungan yang hangat layaknya keluarga sungguhan.
"Iya seneng banget sih kalau saya sebagai Ibu terus saya dapat diberi energi sehingga kita bisa berkemistri sama-sama gitu," ucapnya.
Karina memuji sikap Kiesha Alvaro dan Callista Arum yang menyenangkan di lokasi syuting. Hal itu membuat proses membangun relasi seperti keluarga dalam film terasa lebih mudah dan natural.
"Di sini Kiesha sama Callista tuh mereka anak-anak yang menyenangkan jadi mudah. Dan selain itu, saya biasanya konsep saya adalah saya kalau di set saya bukannya mau menasihati sebagai senior misalkan gitu atau saya yang lebih tua," ujarnya.
Alih-alih tampil sebagai senior yang menggurui, Karina justru memilih banyak mendengarkan pemain muda. Ia menilai penting untuk memahami cara berpikir generasi sekarang agar suasana kerja di lokasi syuting tetap nyaman bagi semua pihak.
"Saya lebih senang malah mendengarkan mereka karena saya harus beradaptasi di masanya mereka gitu. Itu konsep saya sih jadi seneng kerja sama yang muda-muda," katanya.
Film horor Tumbal Proyek mengikuti kisah Yuda yang menyelidiki kematian ayahnya di proyek pembangunan jembatan besar. Proyek itu ternyata menyimpan rahasia kelam, di mana nyawa para pekerja dijadikan tumbal demi kelancaran pembangunan. Yuda pun harus menghadapi teror mistis yang mengancam jiwanya.