"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku nggak bisa gerak karena aku ketakutan. Badanku gemetaran aku cuma bisa minta maaf. Aku sampe berlutut minta maaf tapi bapak itu terus memarahi aku," ungkapnya.
"Semuanya cuma kesalahpahaman nggak seharusnya aku jadi korban kayak gini," sambungnya.
Baca Juga :
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi apakah Muzakki akan melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun dalam unggahannya di media sosial, ia sudah menyematkan akun Polda Metro Jaya dan Komnas Anak sebagai sinyal bahwa ia tidak tinggal diam atas perlakuan yang ia alami.