IntipSeleb – Aktris Davina Karamoy memerankan Dinar, perempuan pendiam dan introver, dalam film terbarunya, Andai Waktu Bisa Diulang Kembali. Ia mengaku proses pendalaman karakter berjalan lancar karena sudah ia siapkan sejak sesi reading.
"Jadi kalau dibilang susah atau enggak, alhamdulillah lancar, enggak begitu susah. Memang proses reading-nya aja yang memang lumayan menguras tenaga agar kita breakdown karakter Dinar semaksimal mungkin," kata Davina di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat. 26 Juni 2026.
Meski adegan-adegan emosional bukan hambatan utama bagi Davina, tantangan justru datang dari hal yang tidak terduga, yaitu beradu akting dengan sahabatnya sendiri, Farhan Rasyid. Keduanya berperan sebagai pasangan dalam film, padahal dalam keseharian mereka terbiasa bercanda satu sama lain.
"Tantangannya adalah nahan tawa, itu bagi aku. Kayak kadang tuh suka switch-off ke Davinanya, kayak aku sama Farhan yang kayak 'Han lu dari mana lu?', sedangkan kalau di film langsung kayak 'Faiz, oh my God' gitu," ujarnya.
Meski begitu, perempuan berusia 23 tahun itu menegaskan bahwa ia dan Farhan tetap profesional di depan kamera. Begitu *shooting* dimulai, Davina langsung melihat Farhan sebagai karakter Faiz, bukan sebagai sahabatnya.
"Once udah di set, aku juga sudah melihat Farhan sebagai Faiz. Dan dia benar-benar sangat totalitas membawakan Faiz," tegasnya.
Davina juga merasa lebih mudah membangun hubungan emosional antara Dinar dan sang ibu dalam film. Kedekatan nyata antara dirinya dan ibunya di kehidupan sehari-hari ia jadikan modal utama untuk membangun dinamika tersebut di layar.
"Karena aku ngerasa di project ini hubungan Dinar dan ibunya itu sangat dekat. Begitupun Davina dengan ibunya, jadi akan lebih mudah lagi untuk mengaplikasikannya di akting," jelasnya.
Untuk memperkuat perannya sebagai Dinar, Davina menggunakan metode recall, yakni membayangkan dirinya berada di posisi sang karakter lalu menyesuaikan emosinya dengan kepribadian Dinar yang lebih tenang dan tertutup.
"Aku memang tipikal yang lumayan agak me-recall atau memasukkan posisi Davina di dalam situ. Kayak 'gimana sih Davina kalau berada di posisi Dinar? Akan seperti apa?'" tandas Davina.
Film ini mengisahkan Dinar yang hanya memiliki sang ibu, Mama Endang (Vonny Anggraini), yang diam-diam menyembunyikan utang keluarga dan penyakit kanker demi menjaga kebahagiaan putrinya. Hidup Dinar berubah setelah ia bertemu Faiz (Farhan Rasyid). Namun, ia kemudian menghadapi tekanan berat soal keuangan dan biaya pengobatan ibunya, hingga harus memilih antara berjuang sendiri atau menerima tawaran Firman (Bismo Satrio) yang meminta bayaran berupa kehormatannya.
Film garapan sutradara Muhammad Amrul Ummami ini diproduksi oleh FMM Studios dan Langit Pictures, dan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.