img_title
Foto : Ist

IntipSeleb – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan cerita remaja melalui film drama komedi keluarga berjudul Yang Disebut Nakal. Diproduksi oleh DLK Pictures bekerja sama dengan Inhype Pictures, film ini menawarkan perspektif berbeda tentang anak muda yang kerap mendapat cap nakal tanpa benar-benar didengarkan oleh orang dewasa.

Film Yang Disebut Nakal diproduseri oleh Diana Limbong, dengan Ryan Prasetyo sebagai eksekutif produser. Sementara itu, posisi sutradara dipercayakan kepada Benni Setiawan, yang mengemas kisah ini melalui perpaduan humor, konflik keluarga, persahabatan, dan perjalanan pendewasaan.

Berbeda dari kebanyakan film remaja yang kerap menyoroti sosok anak baik sebagai pusat cerita, Yang Disebut Nakal justru mengangkat kehidupan anak-anak muda yang dianggap bermasalah. Film ini mencoba memperlihatkan bahwa perilaku yang dinilai buruk tidak selalu mencerminkan keseluruhan karakter seseorang.

Di balik label tersebut, ada keresahan, persoalan keluarga, hingga kebutuhan untuk mendapatkan perhatian dan pengertian dari lingkungan sekitar.

Mengangkat Realitas Remaja yang Kerap Disalahpahami

Salah satu daya tarik Yang Disebut Nakal terletak pada pendekatannya dalam menggambarkan kehidupan remaja. Para karakter tidak digambarkan secara hitam-putih sebagai individu yang sepenuhnya baik atau buruk. Sebaliknya, mereka memiliki latar belakang, persoalan, dan cara masing-masing dalam menghadapi kehidupan.

Ryan Prasetyo selaku Eksekutif Produser Inhype Pictures menilai bahwa tema yang diangkat dalam film ini dekat dengan realitas masyarakat. Menurutnya, seseorang sering kali dinilai berdasarkan perilaku yang terlihat, tanpa memahami persoalan yang sedang dihadapinya.

Topik Terkait