img_title
Foto : Instagram/@bimaaryo

IntipSeleb – Masih ingat Sparta? Anjing Beligian Malinois milik presenter Bima Aryo yang sempat viral karena menyerang pembantu di rumah hingga tewas pada Agustus lalu. Sparta mati pada Senin malam, 28 Oktober 2019 karena sakit. Sebelum kejadian, Sparta sempat diasuh dan dilatih menjadi anjing pemburu oleh unit k9 Polda Metro Jaya.

Kematian Sparta menjadi pukulan berat bagi Bima Aryo. Presenter My Trip My Adventure itu terlihat menangis sedih dan membagikan detik-detik kematian Sparta lewat akun Instagram Story Instagram @bimaaryo sejak Senin kemarin.

Muncul luka di tangan Sparta

Bima Aryo dan Sparta

Dalam video 22 jam lalu saat artikel ini dibuat, Bima terlihat bersama Sparta berada di dalam mobil. Ia membagikan kondisi kesehatan anjing kesayangannya tersebut yang tertidur lemas.

“Hai guys mau ngabarin kondisi Sparta hari ini. Selain dia muntah terus beberapa luka di badannya mulai bermunculan dan berdarah. Nih tangannya juga bengkak,” ungkap Bima yang berusaha tenang dan positif meski sedih melihat keadaan Sparta.

Sparta mengalami muntah di pagi hari, suhu tubuhnya juga sangat tinggi mencapai 41,1 celcius sehingga dikompres dengan es batu di sekitar tubuhnya. Diketahui, sebelumnya Sparta habis melakukan transfusi darah.

“Buat anjing bahaya takut nanti jadi strok organ-organ rusak saat setinggi itu panasnya. Dia sudah langsung kita kasih obat penurun panas sekaligus kita dinginin dia. Guys mohon doanya ya, karena kata dokternya seharusnya sehabis transfusi bisa membaik tapi di saat ini dia masih drop, itu kekhawatiran baru jangan sampai dia kena ginjal hati atau yang lain-lain,” ungkap Bima.

Bima Aryo kesepiian tanpa Sparta

Sparta

Sparta kemudian dibawa ke dokter untuk mengecek trombosit dan fungsi organ tubuh lainnya. Bimo mengaku sangat sedih melihat hewan kesayangannya sakit seperti ini. Ia juga pernah mengalami trauma saat anjing lamanya meninggal dan sempat enggan memelihara anjing lagi.

“Hello guys gimana ya gue tuh kalau ngelewatin kayak gini, jujur rasanya tuh gue gak mau pelihara hewan peliharaan. Jujur kapok, pas Shiro meninggal waktu itu gue sedih minta ampun gak mau punya hewan lagu sampai Snowy datang ke hidup gue empat tahun kemudian. Dan lihat Sparta sakit kayak gini rasanya berat,” ucapnya.

Saat Sparta dan Anubis dikarantina di Polda Metro Jaya, Bima mengalami rasa kesepian yang besar, “Tapi pada saat kemarin mereka harus diambil dulu dikarantina, gue kesepian banget walaupun ada manusia di sekitar gue. Rasanya waktu itu pas bareng sama nyokap lagi makan gue ngebayangin ada Sparta dan Anubis lewat rasanya kesepian. Akhirnya gue beli kadal buat nemenin gue.”

Bima terus menyemangati Sparta yang masih lemas di dalam mobil dalam keadaan diinfus. Sambil terisak, Bima berkata Sparta harus sembuh agar mereka bisa jalan-jalan bersama ke air terjun.

Gusi Sparta pucat

Sparta

Sehabis dari dokter hewat, Bima mengabarkan kembali kondisi Sparta, Meski suhu tubuhnya turun, tapi ditemukan gejala penyakit baru yakni gusinya pucat yang artinya ada masalah sama peredaran darah.

“Sparta sampai rumah muntah ada gumpalan darah yang besar, artinya ada pendarahan. Gusinya pucat banget. Kita gak tahu dia bisa bertahan atau gak. Gue berusaha ikhlas apapun yang terjadi, gue sedih dan sakit lihat dia menderita terus.Tuh ini dia sudah bingung banget. Gak tidur terus. DEA1+ jaga-jaga transfusi, urgent banget. Minta tolong antara hidup dan mati,” kata Bima terlihat sangat sedih.

Sparta mati

Bima Aryo dan Sparta

Sekitar pukul 9 malam pada hari Senin, Bima mengabarkan kalau Sparta sudah tiada. Sambil menangis, Bima menceritakan detik-detik Sparta mati di pelukannya.

“Maafin Sparta kalau ada salah-salah guys. Dia tadi meninggal guys. Gue peluk dia di tangan gue. Tadi kita mau jemput pendonor darah ke BSD, lagi panik. Tiba-tiba gue ngelihat dan gue sudah tahu, gue langsung peluk dia gue bilang “Sparta kalau kamu pergi gak apa-apa sayang, kamu gak usah tahan-tahan, aku tahu kamu anjing yang kuat. emang sudah takdir kamu gak bisa kamu lawan. Balik ke pencipta kamu.”

“Di napas-napas dia terakhir, pas nyawanya lagi keluar, itu kejang-kejangnya gue rasain semua dipelukan gue dan gue sayang. gue tahu dia ditempat yang lebih baik. I love you Sparta. Maafin Sparta kalau ada salah. Gue mau gali kuburannya dulu sekarang, gue sudah ikhlas,” tutur Bima Aryo.

Topik Terkait