img_title
Foto : Sumber: Instagram/@nikitamirzanimawardi_17

IntipSeleb LokalNikita Mirzani kini sedang menunggu waktu didakwa, atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Dirinya sempat tulis sepucuk surat dari dalam tahanan.

Dirinya meminta doa kepada anak yatim yang biasa disantuninya. Berikut artikel lengkapnya.

Surat Nikita Mirzani

Istimewa
Foto : Istimewa

Nikita Mirzani pasti sedang bersedih. Karena permohonan penangguhan penahanannya ditolak Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.

Dirinya hanya bisa menyampaikan pesan melalui surat yang ditulisnya sendiri. Di dalamnya, ia ucapkan terima kasih kepada sahabatnya Fitri Salhuteru yang selalu mendampinginya.

"Dear sahabat Niki, Kak Fitri dan kuasa hukum yang terus bekerja buat cari keadilan dan juga teman-teman wartawan yang belum sempat saya bicara di depan kalian di sini," tulis Nikita Mirzani dalam secarik kertas yang diperlihatkan Fahmi Bachmid kepada awak media, Senin 31 Oktober 2022.

"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih yang sudah support meski kemarin, saya dibilang apalah waktu di Kejari itu hanya, seorang pencari keadilan seperti saya seorang single parent," sambungnya.

Minta Doa

Instagram/ @nikitamirzanimawardi_172
Foto : Instagram/ @nikitamirzanimawardi_172

Artis usia 36 tahun itu juga minta doa kepada anak yatim yang biasa disantuninya. Dirinya berharap bisa mendapatkan keadilan hukum.

"Niki juga mau minta didoakan kepada anak-anak yatim yang selama ini dekat dengan keluarga Niki agar mendapatkan keadilan yang benar-benar adil Wassalam Nikita," tutup Nikita Mirzani dalam suratnya.

Diketahui, Nikita Mirzani dilaporkan oleh Dito Mahendra yang diduga merupakan kekasih dari Nindy Ayunda. Ia dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan melanggar Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Nikita Mirzani memang sudah beberapa kali dipanggil hingga ditetapkan sebagai tersangka. Ia pun sempat mendatangi Mapolresta Serang Kota dan diperiksa bersama kuasa hukumnya.

Nikita Mirzani dikenakan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (bbi)

Topik Terkait