Foto : AI

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengatur durasi penggunaan media sosial.

Kebiasaan membuka aplikasi secara berulang, terutama ketika sedang merasa bosan atau cemas, dapat membuat seseorang semakin sulit melepaskan diri dari linimasa. Cleveland Clinic menyarankan pengguna untuk mengenali kebiasaan tersebut dan menetapkan batas penggunaan media sosial.

Kamu bisa mulai dengan menetapkan waktu tertentu untuk membuka media sosial. Matikan pula notifikasi yang tidak penting agar tidak terus terdorong memeriksa ponsel.

2. Kenali Pemicu FOMO

Tidak semua unggahan di media sosial menimbulkan perasaan yang sama. Ada konten tertentu yang mungkin membuat seseorang merasa tertinggal, kurang berhasil, atau tidak cukup baik.

Karena itu, penting untuk mengenali apa yang menjadi pemicu FOMO. Misalnya, apakah perasaan tersebut muncul setelah melihat unggahan teman, konten liburan, pencapaian karier, gaya hidup, atau tren tertentu.

Mengenali pemicu dapat membantu seseorang menentukan langkah yang lebih tepat ketika perasaan tersebut muncul. Cleveland Clinic juga merekomendasikan identifikasi pemicu sebagai salah satu cara untuk menghadapi FOMO.

Topik Terkait