Foto : AI

Kamu bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, bertemu teman secara langsung, berolahraga, menjalankan hobi, membaca buku, atau menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.

Fokus pada kehidupan nyata juga dapat membantu membangun rasa puas terhadap pengalaman yang sedang dijalani. Mengurangi penggunaan media sosial untuk sementara waktu bahkan dapat memberikan kesempatan untuk melihat kembali bagaimana waktu dan perhatian selama ini digunakan.

5. Coba Beralih dari FOMO ke JOMO

Jika FOMO berarti Fear of Missing Out, ada istilah lain yang bisa menjadi alternatif, yakni JOMO atau Joy of Missing Out.

JOMO menggambarkan perasaan nyaman ketika seseorang memilih untuk tidak mengikuti semua aktivitas, tren, atau percakapan yang sedang berlangsung.

Tidak mengikuti setiap tren bukan berarti kamu tertinggal. Begitu pula ketika tidak menghadiri semua acara atau tidak selalu mengetahui apa yang sedang viral.

Sesekali, memilih untuk offline justru bisa memberikan ruang untuk beristirahat dan menikmati kehidupan tanpa tekanan untuk selalu mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Cleveland Clinic menyebut jeda dari media sosial dapat membantu seseorang memperoleh lebih banyak waktu, kejernihan, dan rasa syukur terhadap kehidupan yang dimiliki.

Topik Terkait