img_title
Foto : Instagram/ @indomaret

Namun sekarang, sebagian Gen Z mulai lelah dengan budaya FOMO tersebut. Nongkrong tidak lagi harus selalu estetik atau mahal agar dianggap seru.

Justru nongkrong sederhana di minimarket kini dianggap lebih autentik dan relatable. Lampu neon minimarket, kopi sachet dingin, dan obrolan receh malah terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Fenomena ini juga ramai dibahas di TikTok hingga X (Twitter). Banyak video memperlihatkan sekumpulan anak muda nongkrong di depan minimarket sambil bercanda hingga tengah malam.

Sebagian netizen menyebut minimarket sekarang sudah seperti “cafe rakyat.” Ada juga yang bercanda kalau kursi depan minimarket adalah “tempat healing paling murah.”

Fenomena ini dianggap sebagai gambaran gaya hidup Gen Z yang lebih realistis, santai, dan tidak terlalu memaksakan gengsi sosial.

Pada akhirnya, nongkrong bukan soal seberapa mahal tempatnya, tapi dengan siapa momen itu dihabiskan. Buat banyak anak muda sekarang, ngobrol sambil ketawa depan minimarket terasa sama menyenangkannya dengan duduk di cafe fancy.

Lagipula, kadang obrolan paling dalam memang lahir dari kursi plastik minimarket sambil pegang kopi dingin Rp7 ribuan. Relate?

Topik Terkait