img_title
Foto : Istimewa

IntipSeleb Lokal – Menggunakan busana yang menutup aurat bukan sekadar suatu kewajiban bagi muslimah. Pilihan fashion yang tepat juga mampu meningkatkan keanggunan bagi para muslimah yang menggunakannya.

Tertutupnya mayoritas bagian tubuh tak lantas menutup aura kecantikan dari para pengguna fashion muslimah. Penasaran? Yuk kepoin produknya!

Harga Murah Kualitas Premium

Istimewa
Foto : Istimewa

Rapatnya busana muslimah yang berkualitas juga tak lantas membatasi pergerakan pemakainya.Di tengah produk fashion muslimah yang membanjiri pasar mode Tanah Air, terdapat satu brand yang berani menghadirkan produk berbahan premium dengan harga yang terjangkau.

Ialah ipopscarf, brand fashion muslimah yang sejak kemunculannya di tahun 2015 turut mempopulerkan produk hijab segi empat. Jika rata-rata harga hijab segi empat pada brand hijab premium lain berkisar antara Rp 95.000 hingga lebih dari Rp 100.000, kisaran harga hijab segi empat yang dijual ipopscarf dimulai dari Rp 65.000 hingga Rp 85.000

Pemilik brand ipopscarf Intan Safarina memastikan bahan yang ia gunakan untuk produknya merupakan bahan berkualitas yang tidak banyak digunakan brand dengan segmentasi pasar menengah.

“Untuk bahan kami spesialis bahan premium. Bahkan kebanyakan bahan yg kami pakai hanya ditemui di brand brand besar alias bukan bahan pasaran,” ujar Intan Safarina pemilik brand ipopscraf.

Selain hijab segi empat, ipopscarf juga punya sejumlah produk andalan lain di antaranya adalah celana, atasan, hingga dress khusus muslimah.

Tidak hanya berbahan premium, ipopscarf selalu menyediakan 30-80 varian warna untuk setiap produk yang mereka keluarkan, sehingga pembeli bisa menyesuaikan produk ipopscarf dengan karakter mereka.

“Biasanya brand lain menyediakan 20-30 varian warna per produk, sementara kami bisa menyediakan 30-80 warna per produk. Jadi kalau soal warna insyaallah lebih lengkap,” tutur Intan.

Awal mula kehadiran ipopscarf

Istimewa
Foto : Istimewa

Keputusan Intan untuk membangun brand di lini bisnis fashion muslimah bermula dari kesadaran akan terbatasnya varian produk fashion muslimah. Intan sendiri telah memulai berjualan produk fashion muslimah di saat masih duduk di bangku kuliah. Kala itu, ia mengambil barang dari sejumlah supplier di Kota Bandung.

Baru pada 2015 ketika Intan masih berkuliah, ia mulai serius untuk mengembangkan usahanya. Di sana timbul keresahan dalam diri Intan terkait jenis produk fashion muslimah yang minim inovasi. Padahal permintaan produk fashion muslimah dalam beberapa tahun terakhir sangatlah tinggi. Jadi bisa dikatakan Intan mendirikan ipopscarf saat masih berstatus mahasiswa.

“Produk fashion muslimah yang tersedia di medio tahun 2015 dirasa belum menjawab semua kebutuhan muslimah itu sendiri. Brand fashion muslimah saat itu juga masih belum terlalu banyak dan kebanyakan produknya seragam,” ujar Intan.

Dari sanalah Intan memutuskan untuk melakukan produksi barang sendiri dan membangun brand produk fashion muslimah yang bernama ipopscarf.

Lewat ipopscarf, Intan memproduksi produk fashion muslimah berupa hijab, atasan, celana, dan dress atau gaun. Adapun produk unggulan yang dimiliki ipopscarf adalah hijab segi empat dengan berbagai jenis di antaranya Voila Voal, Paris Premium, dan Ultrafine Lasercut.

Secara rutin, ipopscarf selalu memperbaharui model dari hijab maupun produk busana muslimah lainnya. Hal ini membuat ipopscarf menjadi pilihan tepat bagi hijabers yang ingin terus meng-update penampilan mereka.

Kenal dunia bisnis sejak dini Intan mengaku sudah terbiasa dengan aktivitas bisnis sejak dini. Saat duduk di bangku Sekolah Dasar, Intan sudah diajarkan berjualan alat tulis oleh orang tua yang kala itu berprofesi sebagai guru (PNS) dan pengurus koperasi.

“Menurut saya, bisnis adalah kegiatan yang menyenangkan,” ujar Intan.

Karena menjalani bisnisnya dengan sepenuh hati, seiring berjalannya waktu, brand ipopscarf yang awalnya dibuat Intan hanya untuk mengisi waktu luang ini mampu tumbuh dan terus berkembang.

“Dan seiring waktu itu pula saya dibuat bersyukur karena ternyata brand ini mampu memberi kebermanfaatan yang sangat baik meskipun mungkin belum di level besar,” lanjut Intan.

Saat ini, ipopscarf dipasarkan melalui dua saluran, yakni saluran online lewat media sosial instagram dengan username @ipopscarf, dan beberapa marketplace.

Adapun saluran kedua merupakan kanal offline dengan membuka toko di Balubur Town Square lantai D2 blok D10 Bandung.

Omzet mencapai ratusan juta rupiah

Dengan kualitas tinggi serta harga jual dari produk-produknya yang sangat terjangkau, ipopscarft menyasar segmen konsumen di kelas B- atau penghasilan di bawah Rp 5 juta serta segmen B+ atau penghasilan di atas Rp 5 juta hingga Rp 30 juta.

Untuk menjaga agar omzet yang ia dapat tetap stabil, bahkan terus bertumbuh, ipopscarf selalu menyediakan layanan after sales berupa pemberian freebies/ hadiah gratis untuk minimal pembelian 2 produk, serta garansi tukar barang jika produk yang tidak sampai atau tidak sesuai.

Dari arus penjualan produk ipopscarf, Intan mampu mengantongi omzet di kisaran Rp 110 juta - Rp 200 juta per bulannya. Dari omzet tersebut, Intan mengalokasikan 10 persennya untuk budget marketing. Tujuannya agar awareness pasar terhadap brand ipopscarf terjaga dan terus meningkat.

Intan mengaku saat ini brand ipopscarf masih memerlukan peningkatan awareness agar produknya dapat semakin dikenal luas di pasar Indonesia, tempat produk-produk ipopscarf diproduksi dan dipasarkan.

Oleh karena itu, menurut Intan, publikasi oleh media nasional merupakan salah satu cara jitu untuk mendapatkan tujuan tersebut.

Yang jelas untuk saat ini, produk-produk fashion muslimah karya anak bangsa dari ipopscarf telah melengkapi kepingan puzzle dari pasar bisnis fashion muslimah di Indonesia yang saat ini masih didominasi oleh produk impor.

Selain karena kualitasnya, dengan membeli produk ipopscarf artinya sang pembeli sudah berkontribusi dalam mengembangkan sektor usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia yang saat ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Topik Terkait