X

IntipSeleb – Nikita Mirzani yang masih berstatus tersangka akhirnya keluar dari penjara. Ibu tiga anak ini ditetapkan sebagai tahanan kota setelah mendekam di penjara selama tiga hari sejak Kamis, 30 Januari 2020. Saat itu, Niki sempat dijemput paksa oleh pihak kepolisian karena dugaan kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh mantan suaminya, Dipo Latief.

Setelah merasakan kehidupan di Rutan Polres Jakarta Selatan, Nikita dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 3 Februari 2020 siang. Berikut rangkuman terkait Nikita Mirzani jalani tahap dua di Korps Adhyaksa.

Baca Juga: Jaga Bayi di Penjara, Nikita Mirzani: Yang Ketawa Sampah

Nikita ​Mirzani jadi tahanan kota

Nikita Mirzani ditetapkan jadi tahanan kota setelah menjalani persidangan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 3 Februari 2020. Menurut pengacara Niki, Fahmi Bachmid, Niki dipastikan tidak akan melarikan diri jika dibutuhkan oleh pihak kepolisian. 

“Alhamdulillah Niki dikeluarkan, dia menang lagi dalam perkara perceraian. (Sekarang) jadi tahanan kota. Kami ajukan permohanan dengan jaminan-jaminan bahwa kami menjamin bahwa Niki tidak akan melarikan diri. Sebetulnya penahanan itu hak, karena dalam ini proses tahap dua,” ungkap Fahmi Bachmid lewat tayangan ESGE Entertainment yang diunggah pada Senin malam, 3 Februari 2020.

Wajib lapor dua kali seminggu

Nikita Mirzani

Seperti diketahui, seseorang yang menjadi tahanan kota tidak diperbolehkan untuk bepergian meninggalkan DKI Jakarta. Niki harus hadir dalam setiap persidangan atau pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Sesuai peraturan yang berlaku, ibu tiga anak itu diwajibkan melapor setidaknya dua kali seminggu.

“Tahanan kota memang begitu, ada hal-hal tertentu. Prinsip di dalam tahanan kota itu kalau memang diperlukan, misalnya mau sidang, dibutuhkan dalam pemeriksaan harus hadir,” ungkap Fahmi Bachmid.

Rindu Aska

Nikita Mirzani dan anak

Setelah ditetapkan sebagai tahanan kota, Nikita berkeinginan untuk menemui putra keduanya, Aska. Ia menjelaskan bahwa Aska tidak mengetahui ibunya ditahan. 

“Ketemu Aska karena dia dari kemarin kangen minta dijemput, sekarang diamanin takutnya si kepala botak itu tiba-tiba muncul, soalnya ibunya di dalem. Gak tahu lah (Nikita di penjara), (alasannya) syuting, tapi biasanya kalau syuting malem pulang, bangun tidur mau berangkat sekolah ada miminya. Sekarang kan dia kaget gak ada. Loli di pesantren,” tutur Nikita Mirzani.

Selalu ditemani rekan keluarga

Nikita Mirzani

Saat ditemui awak media, Nikita ditemani oleh Fitri Salhuteru, pengacara dan Billy Syahputra. Niki pun tak kuasa menahan air mata ketika berterima kasih kepada rekan-rekannya yang selalu menemani hingga ditetapkan jadi tahanan kota. 

“Ka Fitri best sister, terima kasih banget dari awal sampai akhir gak pernah ninggalin. Sedihnya dari awal Niki yang kayak mission impossible dikepung itu ka Fitri ada, semua teman-teman Niki gak pernah ninggalin satu detikpun. Jadi Niki kalau gak ada ka fitri gak tahu gimana. Niki ketakutan mau diapain itu virus-virus corona tapi tunggu aja. Bang billy juga ini aduh cucok banget,” ujar Nikita.

Banjir tawaran kerjasama

Nikita Mirzani

Niki membicarakan soal dirinya menjadi tulang punggung keluarga. Bicara soal job, wanita berambut pendek itu mengaku tidak ada kontrak yang terputus. Bahkan, Niki mengaku banjir tawaran kerjasama seperti brand ambassador dan program televisi. Dengan suara bergetar, wania 33 tahun itu meminta agar orang lain tidak iri dengan job yang didapatkan Niki dari televisi.

“Syuting Nih Kita Kepo sudah menanti. Kalau niki bekerja itu adalah untuk anak, Niki adalah kepala rumah tangga tulang punggung, banyak banget orang yang harus Niki bantu, keluarga sendiri. Jadi kalian jangan iri kalau aku laku di TV kenapa sih, heran deh. Gak ada (putus kontrak), semuanya minta diperpanjang malah ada brand ambassador banyak banget, Masya Allah banget. Dulu kan Billy and Friends, sekarang Billy Niki and Friends Alhamdulillah,” pungkas Nikita Mirzani.