X
  • Joaquin Phoenix

IntipSeleb – Akting Joaquin Phoenix sebagai Joker berhasil membuat kagum penonton, kritikus film hingga sang sutradara sendiri, Todd Philips. Aktor 44 tahun ini harus rela menurunkan berat badan hingga 24 kilogram untuk merasuki perannya sebagai Arthur Fleck alias Joker.

Dilansir dari People pada 4 Oktober 2019, Joaquin harus melakukan diet ekstrim dan tentunya hal tersebut tidak mudah, bahkan sampai mengganggu kesehatan mentalnua lho.Yuk intip bagaimana perjuangan Joaquin Phoenix menurunkan berat badan demi mendalami peran Joker!

Baca Juga: Kisah Cinta Aktor Joker, Joaquin Phoenix di Dunia Nyata

Kehilangan Berat Badan 24 kg

Sumber foto: people.com

Menjadi seorang aktor memang harus melakukan apapun agar karakter peran tersebut masuk dalam dirinya. Untuk menjadi seorang Joker, tokoh badut yang menyeramkan, Joaquin harus kehilangan berat badannya sebanyak 52 Lbs atau setara dengan 24 Kg.

Namun, Joaquin tidak sembarangan dalam melakukan diet. Ia dibantu oleh seorang dokter agar diet yang ia lakukan berhasil dan tubuh Joaquin tetap sehat. Aktor 44 tahun itu pun harus banyak membatasi kalori agar berat badannya turun dengan maksimal.

Permintaan Sutradara
Sumber foto: insider.com

Sang sutradara Todd Phillips menginginkan sang aktor untuk mendalami peran. Ia percaya bahwa untuk menjadi seorang Joker, Joaquin harus menurunkan berat badannya agar terlihat mirip dengan karakter Arthur Fleck. "Harus benar-benar kurus," ungkap sang sutradara.

Aktor tersebut pun akhirnya setuju untuk menurunkan berat badan dibawah bimbingan dokter. Meskipun ia sempat khawatir dengan kondisi badannya, namun dokter nya merawat Joaquin dengan sangat hati-hati. Sehingga aktor tersebut masih bisa tampil maksimal di film yang baru saja tayang pada 2 Oktober 2019 lalu.

Terobsesi Turunkan Berat

Sumber foto: people.com

Setelah Joaquin berhasil menurunkan berat badan, ia merasakan perubahan dalam dirinya. Perubahan yang tak biasa itu muncul ketika tunangan Rooney Mara itu sudah terbiasa untuk diet. 

“Tetapi kekurangan kalori yang aku alami mempengaruhi kebiasaan makanku selanjutnya,” ujar aktor tersebut yang dilansir dari People.

Joaquin mengaku ia terus terobsesi untuk menurunkan berat badannya. Hal ini semacam kelainan yang dan kebiasaannya sebelum memulai akting di film Joker. Ia juga kesulitan untuk bangun pagi setelah kehilangan berat badannya.

Jadi Lebih Lentur

Sumber foto: pics.me

Selain mengalami perubahan dalam bentuk tubuhnya yang berubah menjadi kurus, ternyata hal itu berpengaruh terhadap kemampuan aktingnya. Meskipun dia berjuang secara mental dengan penurunan berat badan, Joaquin menemukan bahwa secara fisik dia merasa jauh lebih baik daripada yang dia harapkan.

“Aku merasa seperti bisa menggerakkan tubuhku dengan cara yang belum bisa kulakukan sebelumnya," ungkap Joaquin.

Hal itulah yang membuatnya merasa bangga dengan kehilangan berat badan. Ia juga dapat berperan di bagian-bagian yang ia anggap sulit sebelumnya. Dengan tubuhnya yang sekarang, aktor tersebut telah berhasil memerankan karakter Joker. Hal ini terbukti dari komentar positif dari berbagai kritikus film.

Gangguan Mental

Sumber foto: timesnownews.com

Awalnya, Joaquin tidak ingin untuk menurunkan berat badan seekstrim itu. Ia khawatir kehilangan begitu banyak berat dalam rentang waktu yang singkat. Namun sang sutradara meyakinkannya dan hal tersebut mengganggu mental sang aktor.

"Ternyata, itu mempengaruhi psikologi, dan Aku benar-benar mulai menjadi gila ketika kehilangan berat sebanyak itu dalam jumlah waktu singkat,” ujar Joaquin Phoenix.