img_title
Foto : Ist

Namun, ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut tidak bisa disebut sebagai perpindahan keyakinan secara sepenuhnya. Ia menyebutnya lebih sebagai proses belajar dan rasa ingin tahu terhadap ajaran agama lain.

Bravy mengaku memang memiliki ketertarikan besar untuk mempelajari berbagai agama di dunia. Ia bahkan menyebut telah mengeksplorasi sejumlah ajaran seperti Hindu, Buddha, Kristen Protestan, Katolik, hingga Islam.

“Sebenarnya gue lebih ke belajar, karena gue suka mempelajari semua agama, termasuk Hindu, Buddha, Kristen Protestan, Katolik, Islam,” jelasnya.

Dari proses tersebut, Bravy menemukan adanya kesamaan nilai di antara berbagai agama, terutama dalam hal kebaikan dan hubungan manusia dengan Tuhan.

Menurutnya, perbedaan yang paling mencolok terletak pada sosok nabi yang dipercaya dalam masing-masing ajaran.

“Yang membedakan paling nabinya, nabi terakhir itu Nabi Muhammad, sebelum itu Nabi Isa, Isa itu Yesus kan,” katanya.

Meski begitu, Bravy menilai bahwa pada dasarnya semua agama memiliki tujuan yang sama, yakni mengajarkan kebaikan.

Topik Terkait